Connect with us

Inilah Konsep Monorel Untuk Kereta Api Cepat Kota Bandung

Berita

Inilah Konsep Monorel Untuk Kereta Api Cepat Kota Bandung

Kira-kira seperti itulah konsep monorel untuk Kereta Api Cepat di Kota Bandung yang dulu ditawarkan oleh PT Len Industri (Persero) untuk Kota Bandung kita tercinta ini.

Tujuan Pembangunan

Sebagai sarana transportasi massal, monorel Kota Bandung dibangun untuk mengatasi kemacetan lalu lintas Kota Bandung yang terus bertambah dari hari ke hari. Keberadaan monorel akan mengurangi penggunaan kendaraan bermotor oleh masyarakat di ruas-ruas jalan sehingga mengurangi kepadatan lalu lintas. Warga Kota Bandung dan pendatang diharapkan dapat memanfaatkan moda transportasi yang disediakan pemerintah untuk memberikan layanan terbaik bagi pengguna transportasi publik. Pembangunan monorel dapat juga menjadi program prestisius pembangunan sistem transportasi Kota Bandung yang saat ini mulai tertinggal oleh kota-kota besar lain di Indonesia.


Gambaran Umum Proyek

Monorel di Kota Bandung akan memiliki Kereta dengan kecepatan berkisar pada 60 km/jam. Berdasarkan beberapa penelitian, estimasi potensi penumpang monorel di kota bandung pada tahun pertama operasi (tahun 2019) berkisar antara 9.975 hingga 33.581 penumpang per hari. Perkiraan angka itu bisa menjadi pertimbangan kelayakan sebuah moda transportasi berkaitan dengan nilai investasi yang ditanamkan. Tentu saja, nilai ekonomis itu dapat diabaikan apabila keberadaan monorel di Kota Bandung menjadi proyek prestisius. Artinya, peran monorel sebagai land mark arsitektur (etalase) Kota Bandung lebih dikedepankan dibandingkan sebagai tulang punggung transportasi umum dan sebagai feeder dari transportasi umum lainnya. Dua koridor monorel akan disiapkan untuk melayani masyarakat yang masuk atau keluar pusat kota.


Monorel koridor 1 akan melayani pergerakan pada koridor utara-selatan Kota Bandung yang dimulai dari Jalan Soekarno-Hatta (Bypass) hingga sekitar kawasan Sasana Budaya Ganesha (Sabuga) ITB dengan panjang lintasan sekitar 10,147 km. Pada koridor ini direncanakan terdapat 16 stasiun.

Monorel koridor 2 akan melayani pergerakan pada koridor timur-barat Kota Bandung ini dimulai dari Jalan Cimindi hingga sekitar kawasan Gedebage dengan panjang lintasan sekitar 20,05 km. Pada koridor ini direncanakan terdapat 21 stasiun.

Kriteria Desain Monorel:

Kecepatan Rencana = 60 km/jam – Jari-jari min. = 50 m – Kelandaian maks. = 7%
Jalur monorel direncanakan elevated dengan tinggi ruang bebas minimal ± 5 m di atas permukaan jalan dan ± 6,8 m di atas permukaan jalan rel.


Demikian informasi yang dapat saya sampaikan yang bersumber dari dokumentasi BANDUNG URBAN MOBILITY PROJECT oleh DINAS PERHUBUNGAN PEMERINTAH KOTA BANDUNG.

Semoga apa yang ada dalam video tidak hanya mimpi saja tapi menjadi kenyataan dan segera final tentunya. Soalnya pembangunan semacam monorel ini pas banget untuk kota-kota seperti Bandung ini.

Seorang blogger dan pemrogram komputer yang suka mengerjakan proyek-proyek minimalis

5 Comments

5 Comments

  1. ratutips.com

    Kamis, 12 September 2019 at 9:19 pm

    Enak ya kang kalau dah ada kereta monorel.. makin mantap indonesia ini hehehe

    • Asep Rohimat

      Kamis, 12 September 2019 at 10:23 pm

      Iya kak, mudah2an 2021 dapat terealisasi.

  2. Aorlin.com

    Jumat, 13 September 2019 at 12:30 am

    dari dulu kepengen naik kreta apa, belum kesampaian juga sampai sekrang! wkwkwk

  3. Djangkaru Bumi

    Jumat, 13 September 2019 at 5:32 pm

    60km/jam wah tidak kebayang betapa cepatnya.
    Bandung memang sudah macet, jalan sempit kendaraan lumayan padat.

  4. Reyne Raea

    Senin, 16 September 2019 at 2:51 am

    Menanti di Surabaya, bukan cuman biar Surabaya makin kece, tapi biar pak suami kerjanya di proyek Surabaya aja, biar ga jauh-jauh hahahaha

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in Berita

Advertisement

Trending

Advertisement

Topik

To Top